BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Dampak Hujan Lebat 8-9 Desember 2024
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan lebat pada 8-9 Desember 2024.
Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak yang berlaku mulai Minggu (8/12) pukul 07.00 WIB hingga Senin (9/12) pukul 07.00 WIB, 10 kabupaten/kota di provinsi ini masuk kategori Waspada.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, tidak ada kabupaten/kota di Jateng yang masuk kategori Siaga maupun Awas.
Sementara itu, wilayah yang masuk kategori Waspada meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Kebumen, Magelang, Klaten, Boyolali, Sragen, Wonogiri, Semarang, dan Kota Salatiga.
Teguh kemudian menyoroti Kabupaten Banyumas dan Cilacap sebagai wilayah yang berisiko tinggi karena sebelumnya terdampak banjir dan longsor akibat hujan lebat pada pekan lalu.
Di Cilacap, kecamatan yang masuk kategori Waspada meliputi Kampung Laut, Kawunganten, Bantarsari, Patimuan, Gandrungmangu, Kedungreja, Sidareja, Karangpucung, Cipari, Cimanggu, Wanareja, Majenang, dan Nusawungu.
Sementara itu, di Banyumas, kewaspadaan difokuskan di Kecamatan Sumpiuh dan Tambak.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau warga di 10 kabupaten/kota tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dalam durasi lama, terutama di wilayah Banyumas dan Cilacap yang sempat terdampak banjir maupun longsor akibat hujan lebat yang terjadi dalam satu pekan terakhir.
Warga diminta untuk berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah saat hujan lebat.
Masyarakat juga bisa memantau informasi cuaca terkini dari BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca.
Langkah mitigasi yang proaktif dinilai penting untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem, terutama di kawasan yang rawan longsor dan banjir.
Demikian kami informasikan terima kasih.
Sumber: KOMPAS.TV, BMKG



Komentar
Posting Komentar